1. Kelulusan seleksi Administrasi:
    a. Pelamar yang akan dipanggil untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) adalah pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berdasarkan kesesuaian antara data yang diisi dengan dokumen persyaratan yang diunggah dalam website https://sscasn.bkn.go.id;
    b. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan melalui portal http://cpns.perpusnas.go.id;
    c. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib mencetak kartu peserta ujian dari website https://sscasn.bkn.go.id.
    d. Khusus penyandang disabilitas, selain berdasarkan kesesuaian data dan dokumen yang diunggah, juga didasarkan pada hasil verifikasi kesesuaian tingkat/jenis kriteria penyandang disabilitas;
  2. Kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) didasarkan pada nilai passing grade sebagaimana diatur dalam peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;
  3. Peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) adalah peserta yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan secara peringkat tidak melebihi 3 (tiga) kali alokasi formasi yang dibutuhkan pada jabatan;
  4. Kelulusan Akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang yang diatur dalam Permenpan RB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019;
  5. Dalam hal formasi umum tidak terpenuhi dapat diisi dari formasi khusus dan apabila kebutuhan formasi khusus tidak terpenuhi dapat diisi pendaftar dari formasi umum sepanjang dalam jabatan yang sama, memenuhi nilai ambang batas kelulusan peringkat terbaik setelah mendapatkan persetujuan dari Panselnas;
  6. Apabila pelamar yang telah dinyatakan lulus, kemudian terbukti kualifikasi pendidikannya tidak sesuai dengan yang dibutuhkan/tidak memenuhi persyaratan, maka kelulusannya dapat dibatalkan;
  7. Apabila pelamar yang sudah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan sudah mendapatkan persetujuan Nomor Induk Pegawai (NIP) kemudian mengundurkan diri, maka yang bersangkutan diberikan sanksi tidak boleh mendaftar pada penerimaan CPNS periode berikutnya;