1. Kebutuhan dari masing-masing jabatan diperuntukan bagi pelamar dengan kriteria:
    a. Cumlaude adalah pelamar lulusan terbaik (dengan pujian) dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggulan dan Program Studi terakreditasi A/Unggulan pada saat lulus dan dibuktikan dengan keterangan lulus cumlaude/dengan pujian pada ijazah atau transkrip nilai;
    b. Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas fisik pada gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2 dan memenuhi ketentuan sebagai berikut:
    – Mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;
    – Mampu melaksanakan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi;
    – Mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursi roda;
    – Melampirkan surat keterangan dokter pemerintah yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2;
    c. Putra/Putri Papua/atau Papua Barat adalah pelamar dengan kriteria berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku;
    d. Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana huruf a, b, dan c diatas;
  2. Bagi pelamar disabilitas dapat mendaftar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Khusus Disabilitas, dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Jabatan yang dapat dilamar adalah Pustakawan Ahli Pertama dan Pustakawan Terampil;
    b. Pada saat mendaftar di Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) pada jabatan dan unit penempatan tertentu, pelamar disabilitas wajib menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan penyandang disabilitas dan dibuktikan dengan dokumen/surat keterangan resmi yang berlaku dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya, dan dokumen dimaksud harus diunggah pada SSCASN;
    c. Sebelum pengumuman kelulusan seleksi administrasi, pelamar diwajibkan menemui panitia seleksi CPNS Perpustakaan Nasional RI, Jl. Salemba Raya No. 28 A Jakarta Pusat untuk dilakukan verifikasi kesesuaian formasi dengan tingkat/jenis disabilitas yang disandang;
    d. Bagi penyandang disabilitas yang melamar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Disabilitas, tata cara dan waktu pelaksanaan SKD dan SKB, sama dengan Formasi Umum;
    e. Nilai ambang batas/passing grade mengikuti nilai ambang batas/passing grade Formasi Umum;
    f. Apabila terdapat pelamar disabilitas yang melamar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Disabilitas, namun tidak melampirkan dokumen/surat keterangan yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya, dan di kemudian hari terbukti bahwa calon pelamar tersebut adalah benar sebagai penyandang disabilitas maka panitia seleksi CPNS Perpustakaan Nasional RI akan menggugurkan keikutsertaan/ kelulusan yang bersangkutan;
  3. Pelamar P1/TL adalah pelamar seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/Passing Grade berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir. Pelamar P1/TL tersebut dapat mendaftar dan mengikuti seleksi CPNS Tahun 2019 dengan menggunakan kualifikas pendidikan yang sama saat melamar sebagai CPNS Tahun 2018 pada jabatan dan instansi yang diinginkan, baik sama ataupun tidak sama dengan yang dilamar saat mendaftar sebagai CPNS Tahun 2018. Nilai yang akan dipakai adalah nilai yang terbaik diantara nilai SKD Tahun 2018 atau nilai SKD Tahun 2019.
  4. Pelamar sebagaimana angka 1 s.d. 3 wajib memenuhi persyaratan pelamaran sebagaimana dalam pengumuman ini.